Implementasi Program "Let's Speak Up!" untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMP di Panti Asuhan Maria Ines
DOI:
https://doi.org/10.69743/humabetang.v2i1.22Keywords:
Kemampuan Berbicara, Kepercayaan Diri, Pembelajaran Bahasa Inggris, Aktivitas Komunikatif, Pengabdian MasyarakatAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membahas implementasi program Let's Speak Up! sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbicara dan kepercayaan diri siswa SMP di Panti Asuhan Maria Ines, Palangka Raya. Program dilaksanakan melalui lima kali pertemuan dengan menerapkan pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif. Berbagai aktivitas pembelajaran dirancang untuk memberikan kesempatan praktik berbicara secara langsung, seperti ice breaking, pair practice, descriptive speaking, role play, storytelling, permainan edukatif, dan speaking challenge. Pelaksanaan program difokuskan pada penciptaan lingkungan belajar yang mendukung sehingga peserta terdorong untuk menggunakan bahasa Inggris secara aktif dalam komunikasi yang bermakna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, motivasi belajar, penguasaan kosakata, serta kepercayaan diri peserta dalam berbicara bahasa Inggris. Peserta menjadi lebih berani menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, serta melakukan percakapan sederhana di depan teman-temannya. Penggunaan permainan, aktivitas kolaboratif, dan sistem penghargaan memberikan kontribusi positif terhadap keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman praktik berbicara yang lebih luas di luar pembelajaran formal. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis aktivitas komunikatif dan permainan dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris pada remaja di lingkungan pendidikan berbasis komunitas.
References
Angelica, F. V., & Wulandari, F. (2025). The use of role-play in enhancing students' confidence in speaking. ELSA, 6(1), 21–29. https://doi.org/10.63848/elsa.v06n1.3
Brown, H. D. (2004). Language Assessment: Principles and Classroom Practices. Pearson Education.
Dewi, N. P., & Listiowarni, I. (2019). Implementasi Game Based Learning pada Pembelajaran Bahasa Inggris. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi), 3(2), 124–130. https://doi.org/10.29207/resti.v3i2.885
Fauzi, I. (2022). Improving Vocabulary Through Implementing Song and Game-Based Learning Strategy of English for Young Learners. Yavana Bhasha: Journal of English Language Education, 5(1), 22–33. https://doi.org/10.25078/yb.v5i1.728
Harmer, J. (2007). The Practice of English Language Teaching (4th ed.). Pearson Longman.
Nunan, D. (2003). Practical English Language Teaching. McGraw-Hill Education.
Richards, J. C. (2008). Teaching Listening and Speaking: From Theory to Practice. Cambridge University Press.
Slavin, R. E. (2018). Educational Psychology: Theory and Practice (12th ed.). Pearson.
Sunardi, N. R., Surahmat, Z., Anirah, & Rahmaniar. (2025). Penerapan metode game based learning melalui media Baamboozle untuk meningkatkan kemampuan kosa kata bahasa Inggris. Al-Irsyad: Journal of Education Science, 4(1), 49–60. https://doi.org/10.58917/aijes.v4i1.153
Widodo, H. P. (2022). Interactive English Learning for Young Learners. Deepublish.
Wright, A., Betteridge, D., & Buckby, M. (2006). Games for Language Learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Yustina, N., & Arlianty, D. (2025). Peningkatan keberanian berbicara siswa melalui game edukatif The Shield of Faith. Advances In Education Journal, 2(3), 880–887. https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/362
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hartani Tamba, Anggun Sagala (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







